Pertanian 10 Mar 2018

Faperta UIR Taja Talk Show Impor Beras

Fakultas Pertanian UIR menyelenggarakan Talk Show dengan Tema “Impor Beras Bukan Solusi” ditaja oleh Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian UIR tanggal 8 Maret 2018 di Aula Faperta UIR. 

Acara Talk Show tersebut menghadirkan pemateri sebagai berikut: Kepala Bulok Devisi Riau Kepri: Awaludin Ikbal, Kepada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM: Yulwiriati Moesa, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan diwakili oleh Desmi Dawati, Ketua Komisi II DPRD Propinsi Riau: Ma’mun Solikhim, Ketua DPW Serikat Petani Indonesia: Misngadi dan Dosen Faperta UIR: Dr. Azharuddin, M,Sc dan Ir. T Rosmawati, M.Si.

Acara yang dihadiri sekitar 250 mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Propinsi Riau tersebut banyak menyoroti masalah impor beras yang dilakukan oleh pemrintahan sekaraang sejak bulan Januari 2018 yang mencapai sebanyak 500 ribu ton.

Jumlah ini kalau kalau dikalikan harga beras impor Rp 7.000 per kg, maka nilai rupiahnya mencapai 3.5 trilliun. Sebagian besar pemateri maupun mahasiswa yang hadir mempunyai pandangan dan pendapat yang sama bahwa impor beras bukan solusi karena merugikan petani kita dan menguntungkan petani dari negara pengimpor beras tersebut, yaitu Thailand dan Vietnam.

 Solusi ke depan antara lain meningkatkan produktivitas dengan teknologi dan perlu menggunakan pendekatan  pertanian presisi (Precision Agriculture).  Untuk mencegah terulangnya impor beras di masa yang akan datang, maka data produksi padi dan kebutuhan beras nasional perlu lebih akurat dan tepat.

[ Adm-UIR ]